Home / Hutan Papua Barat / PANDANGAN ANAK ADAT MIYAH TERHADAP HUTAN

PANDANGAN ANAK ADAT MIYAH TERHADAP HUTAN

IMG_1477_1
Foto : Anak-anak di distrik Miyah (2015)

Bagi anak-anak adat kampung Siakwa (Yohanis, Yosep, Riki , Yafed, Melan, dan Sari), hutan adalah HASIL dan ADAT. Anak-anak tersebut menjelaskan bahwa didalam hutan terdapat berbagai macam hasil bumi yang dapat menyelamatkan kehidupan mereka. Masyarakat distrik Miyah  memanfaatkan hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang dimulai dari kebutuhan akan udara segar dan air bersih, kebutuhan pangan misalnya berburu dan meramu, kebutuhan sandang, kebutuhan papan dan juga kebutuhan akan pendidikan. Dalam adat suku Miyah terdapat pendidikan adat yang disebut “Wuon” yang seluruh aktivitas dalam pendidikan tersebut dilakukan didalam hutan. Selain terdapat pendidikan adat juga terdapat tempat-tempat keramat yang berupa seruon (pintu roh marga), emous, erbou , totor (tempat peninggalan nenek moyang) dan masih banyak lagi. Di tempat-tempat keramat tersebut biasanya dilakukan upacara-upacara adat atau persembahan adat sesuai fungsi dari tempat adat tersebut. Bagi mereka adat dan hutan tidak terpisahkan.

Anak-anak di kampung Siakwa sangat menyayangi dan menghargai hutan. Segala aktivitas kehidupan mereka tidak pernah lepas dari hutan. Anak-anak tersebut mengatakan apabila menebang satu pohon dihutan maka harus menanam 10 pohon sebagai pengganti pohon yang telah ditebang. Yohanis mengatakan bahwa apabila tidak menjaga hutan dengan baik maka hutan akan murka dan akan terjadi bencana seperti banjir, angin besar dan longsor di kampung mereka. oleh sebab itu, anak- anak adat di kampung Siakwa bersama masyarakat distrik Miyah menjaga hutan dengan baik.

About Admin Paradisea

Check Also

Kementrian LHK Hati-Hati memberikan Persetujuan Penurunan Fungsi Kawasan Hutan Di Provinsi Papua Barat, Jika Ingin Mencapai Target NDC Indonesia

” Kementrian LHK hati-hati memberikan persetujuan penurunan fungsi kawasan hutan di Provinsi Papua Barat,  jika ingin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *