Home / Masyarakat Adat

Masyarakat Adat

Hak Masyarakat Adat dan Fakta Penyusunan RTRW Papua Barat

Hak Masyarakat Adat dan Fakta Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Papua Barat Pada dasarnya situasi penyusunan tata ruang di Papua Barat – RTRW Provinsi dan RTRW Kabupaten/Kota belum sepenuhnya melibatkan masyarakat dan terkesan tertutup. Situasi ini menyebabkan muncul banyak penilaiain negatif terhadap pejabat pembuat kebijakan dan isi kebijakan penataan ruang. …

Read More »

54% RUANG HIDUP MASYARAKAT ADAT DI TELUK BINTUNI DIINDIKASIKAN DALAM KEPUNGAN INVESTASI

Laju pembangunan daerah Teluk Bintuni berlangsung dengan sangat cepat. Perkembangan ini dipicu aktivitas pemanfaatan sumberdaya alam oleh beberapa perusahaan multi nasional dan nasional, baik itu aktivitas eksplorasi maupun eksploitasi. Kehadiran banyaknya korporasi memberikan dampak sangat besar. Dampak tersebut bukan hanya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan pembangunan wilayah, tetapi juga dampak …

Read More »

“ KEBIJAKAN KONSERVASI BIODIVERSITY YANG TIDAK MENGAKUI EKSISTENSI MASYARAKAT HUKUM ADAT PAPUA DAN HAK- HAK TRADISIONALNYA”.

  Kertas Posisi Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Ruang Hidup Masyarakat Adat Papua Manokwari, 10 Desember 2016.   Kertas Posisi ini disusun oleh Koalisi Masyarakat Sipil sebagai tanggapan kritis terhadap konsep Provinsi Konservasi dan seluruh proses yang dilakukan oleh pihak pemerintah dan Kelompok Kerja (Pokja Provinsi Konservasi). Termasuk di dalamnya mengemukakan posisi …

Read More »

PANDANGAN ANAK ADAT MIYAH TERHADAP HUTAN

Bagi anak-anak adat kampung Siakwa (Yohanis, Yosep, Riki , Yafed, Melan, dan Sari), hutan adalah HASIL dan ADAT. Anak-anak tersebut menjelaskan bahwa didalam hutan terdapat berbagai macam hasil bumi yang dapat menyelamatkan kehidupan mereka. Masyarakat distrik Miyah  memanfaatkan hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang dimulai dari kebutuhan akan udara …

Read More »

POHON SAGU ORANG PAPUA DI TEBANG LAGI, PEMERINTAH DIMINTA SEGERA BUAT PERATURAN UNTUK MELINDUNGI HAK MASYARAKAT ADAT DI PROVINSI PAPUA BARAT.

Dusun Akote merupakan daerah berhutan yang terdapat pohon sagu, kayu putih dan kayu kuning, serta berbagai kekayaan bagi kebutuhan hidup masyarakat adat di Distrik Weriagar Kabupaten Teluk Bintuni, diketahui telah tebang oleh perusahan tanpa sepengetahuan masyarakat adat setempat. Hal tersebut di sampaikan oleh Arnold Hindom yang merupakan anak adat marga …

Read More »

Masayarakat Adat Usulkan Hutan Adat Ke Bupati Manokwari

Selasa 08 Juni 2016, Sebanyak 13 orang perwakilan masyarakat adat  berasal dari Kampung Figout, Minggrei, Kwau, Duabei, dan Ndonbei Suku Arfak menyerakan dokumen pengusulan hutan adat ke Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan  di Kantor Bupati  Manokwari. Hal yang mendasari keinginan masyarakat adat lima kampung ini adalah adanya pengakuan atas wilayah hutan …

Read More »